Senin, 19 Januari 2009

CARA MEMELIHARA KELINCI

Imut lucu dan menyenangkan itulah komentar pertama kali jika kita melihat kelinci. Memang kelinci merupakan binatang termasuk binatang peliharaan yang bisa “meng hibur” sama seperti memelihara hewan peliharaaan lain kelinci juga butuh beberapa perawatan agar tidak ada lagi kasus baru membeli kelinci eh.. dua tiga hari kemudia mati.
Memelihara Kelinci termasuk gampang-gampang susah selain suka ngambek kelinci juga susah menyesuaikan makanan makanya banyak kelinci yang mati.
Kandang
Kandang merupakan faktor utama kelangsunan hidup kelinci kita, usahakan kandang selalu bersih karena sanitasi kandang yang kurang terjaga dapat menimbulkan penyakit.
sebaiknya kandang dihadapkan kearah timur agar dapat terkena cahaya matahari pagi secara langsung.
Lantai kandang sebaiknya dibuat rata dengan lubang-lubang atau celah celah( jika kandang terbuat dari bambu), tetapi celahnya jangan terlalu besar sebab bisa saja kaki kelinci terjepit diantara celah tersebut. atau bisa juga lantai kandang terbuat dari kawat ram. Agar kotoran bisa langsung jatuh kebawah kandang.
Jika malam hari tutuplah kandang dengan karung atau plastik ini untuk mengindarkan dari hembusan angin langsung dan virus penyakit.
Ukuran kandang minimal 50x50 cm. dan sediakan tempat makanan sendiri.
Bagi kelinci yang sedang hamil persiapkan kandang sendiri dan sediakan rerumputan sebaai alas tidur bagi anak-anaknya nanti.
Makanan
Dalam memberikan sayuran jangan dalam bentuk "segar" pastikan harus dalam keadaan layu dan tidak busuk (jangan diberikan langsung dari lemari es).Proses pelayuan berguna untuk mempertinggi kadar serat kasar,juga untuk menghilangkan getah atau racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang atau mencret (kecuali kelinci anda makan tumbuh-tumbuhan dari alam bebas)

Untuk makanan tambahan bisa anda berikan pur burung berkicau
(ukuran pemberian 70%sayuran 30% pur burung) atau bisa diberikan dedak yang dicampur dengan nasi,berbagai macam sayuran diberi air sedikit-diaduk lalu diberikan ke kelinci. Selain pur burung anda bisa juga memberikan pellet koi yang banyak tersedia dipets shop atau ditoko ikan.
Air minum.untuk urusan yang satu ini menurut kami,boleh. Tetapi tidak untuk bayi kelinci sebab perut mereka sensitive sekali. Rumput dan hijauan segar yang masih muda mengandung kadar air lebih dari 80%.kalau seekor kelinci memakan hijauan sebanyak 5kg perhari,yang 4kg (4 liter) adalah air.dari sinilah air minum kelinci terpenuh.Karna kami tidak memberikan makanan untuk kelinci-kelinci kami 100% sayuran maka kebutuhan air minum untuk kelinci yang di beri pakan tambahan konsentrat,mutlak adanya.
Reproduksi
Masa kehamilan kelinci sekitar 1 bulanan tidak pasti bisa lebih cepat atau lebih lambat tergantun jenis dari kelinci tersebut. Unutk indukya sendiri setelah berumur minimal 6-8 bulan agar lebih matang dalam merawat anaknya jika masa sebelum itu terkadang ada induk kelinci menelantarkan anak-anak mereka.

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, siinduk merawat (menyusui) bayi-bayinya sesaat setelah proses kelahiran terjadi. Biasanya proses menyusui untuk pertama kalinya baru akan terjadi pada malam hari setelah bayi-bayi itu dilahirkan. Pada setiap pemberian, susu yang kaya gizi akan menjaga bayi-bayi kelinci sampai 24jam kedepan. Pemberian susu oleh sang induk biasanya terjadi antara tengah malam dan jam 5:00 pagi.

Tidak seperti induk kucing, induk kelinci tidak akan berbaring didalam sarangnya. Induk kelinci hanya akan berada disarang saat ia akan menyusui bayi-bayinya. Bagaimanapun juga, sama halnya seperti yg dilakukan oleh induk kucing, siinduk kelinci akan tetap membersihkan bayi-bayinya dan menjilati daerah pusar dan bagian belakang bayinya sebagai bentuk stimulasi.

Apabila Anda ingin mendapatkan bukti nyata apakah bayi-bayi kelinci itu dirawat dengan baik oleh induknya, maka Anda perlu mengecek keadaan mereka pagi-pagi sekali disetiap harinya. Bayi-bayi itu haruslah dalam keadaan hangat dan perutnya membulat.

Anda boleh memegang bayi-bayi tersebut, tetapi jangan sering-sering!! Karena bisa menimbulkan stess dan ujung-ujungnya mati. tetapi, biarpun sang induk tidak mengenal Anda. Kelinci-kelinci peliharaan (domestic) tidaklah terlalu perduli dengan adanya bau manusia ditubuh bayi-bayi mereka.

Tidak seperti apa yang kita fikirkan, Kelinci bukanlah hewan yang akan melakukan prakteka kanibalisme. Kanibalisme adalah hal yang jarang terjadi, biasanya siinduk hanya akan memakan bayi-bayi yang tidak akan dapat bertahan hidup, dan ini adalah cara alam untuk membersihkan kandang dari bangkai anakn mereka. Aktivitas dan suara yang diproduksi oleh bayi-bayi yang sehat akan memancing insting keibuana siinduk.

Kasus yang jarang terjadi bila siinduk menelantarkan ataupun tidak perduli akan keadaan bayi-bayinya. Apabila siinduk memang melakukan hal tersebut, ini terjadi karena siinduk dalam keadaan belum dewasa dan tidak siap untuk memiliki keturunan. Pada keadaan ini, (biasanya) ia tidak akan membangun sarang ataupun melakukan persiapan-persiapan sebelum melahirkan. Produksi susunyapun tertunda. Terkadang bayi-bayi yang dilahirkan dapat kita bantu dengan memberi mereka susu sampai saatnya siinduk siap untuk mengambil alih kembali tugas ini. Sekali lagi, berat badan perhari mereka adalah bentuk tes apakah mereka mendapatkan suplai makanan (susu) yang cukup.

Secara garis besar kelinci jantan sangatlah toleran terhadap kehadiran bayi-bayi kelinci dan, apabila ia telah disterilisasi, ia dapat terus hidup dengan keluarganya. Si Ayah akan mulai bertindak keras/ kasar pada anak-anak laki-lakinya saat mereka mencapai usia pubertas dan mulai bersikap agresif. Maka saat ini adalah saat yang tepat untuk memisahkan mereka. Kelinci jantan haruslah disterilisasi sebelum dikandangkan lagi bersama sibetina karena sibetina dapat hamil kembali setelah melahirkan bayi-bayinya. Mereka haruslah dipelihara dalam keadaan terpisah paling tidak dalam jangka waktu min. 2 minggu setelah proses sterilisasi.

1 komentar:

  1. ternyata kelinci mirip manusia ia... hahahahahahaha... tapi kelinci lucu banget... bisa buat obat stress.. :)

    BalasHapus